Dengan ditemukannya seluruh 23 prajurit Korps Marinir yang menjadi korban, proses pencarian dan evakuasi terpadu yang dilaksanakan sejak hari pertama kejadian dinyatakan tuntas. Upaya tersebut merupakan perintah langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab institusi terhadap setiap prajuritnya.
Usai upacara, empat jenazah diberangkatkan menuju Bandara Raden Inten, Bandar Lampung. Tiga jenazah diserahkan kepada keluarga di Lampung untuk dimakamkan secara militer, sementara satu jenazah diberangkatkan ke Bangka guna dimakamkan di kampung halaman.
Kegiatan ini sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar setiap prajurit TNI AL senantiasa menjunjung tinggi nilai loyalitas, solidaritas dan penghormatan terhadap sesama prajurit, serta memastikan negara hadir memberikan penghargaan terbaik kepada setiap prajurit yang gugur dalam pelaksanaan tugas. (Red).












