“Hanya pemain yang bermental kuat dan memiliki jiwa petarung yang akan mencapai kemenangan dan hasil terbaik dalam setiap pertandingan. Untuk itu, junjung tinggi sportivitas dengan mengedepankan rasa persahabatan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan dalam rangka meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama santri,” tutur Jenderal TNI Dudung.
Hal senada diungkapkan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Untung Budiharto kepada awak media bahwa, Bapak Kasad telah berinisiasi untuk mencari bibit bibit pesepak bola dari kalangan santri yang nantinya diharapkan dapat berkiprah di persepakbolaan nasional dan internasional.
Lebih lanjut Pangdam sampaikan, penyelenggaraan Liga Santri ini dapat berjalan berkat kerja sama dan kontribusi antara PSSI, TNI-Polri, Pemda dan kemetrian Agama. Untuk di wilayah Jakarta diikuti oleh 12 Tim dari berbagai Pondok pesantren di wilayah Kodam Jaya. Yang nantinya akan dilanjutkan ketingkat provinsi di Bandung dan untuk final rencananya akan di gelar di stadion Gelora Bung Karno pada 22 Oktober bertepatan dengan hari santri Nasional.













