Jakarta, BEDAnews.com
Bertempat di Gudang Perum Bulog Nomor 20, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (26/02), Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Agus Sutomo, SE mendampingi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melepas 128 truk pengangkut beras Kodam Jaya dalam program penyaluran serentak beras miskin (raskin) dan operasi pasar beras 2015.
Dalam kesempatan tersebut,, Presiden Jokowi juga bertatap muka melalui video conference dengan berbagai Kepala Bulog di tingkat daerah untuk melaporkan penyaluran beras dan diawali dengan memecahkan dua kendi yang dilakukan oleh Jokowi.
Dihadapan para pejabat RI lainnya, Presiden RI mengakui pada bulan Februari 2015, ada kenaikan harga beras yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Presiden RI menghimbau pihak Bulog untuk mengeluarkan 20 ribu ton stok beras untuk operasi pasar dan penyaluran raskin. "Tetapi berapapun yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pasar akan kita supply," ujar Presiden Jokowi, seraya mengaskan sesuai target penyaluran raskin sebanyak 300 ribu ton perbulannya, akan didorong pendistribusiannya dalam beberapa pekan ke depan.
Terkait banyaknya proses pasar yang membuat harga beras menjadi lebih mahal, Jokowi justru mendukung mekanisme pasar tersebut, lantaran dapat menguntungkan masyarakat.
Sementara itu, Dirut Umum Perum Bulog, Lenny Sugihat, menuturkan, sejak Januari 2015 hingga 24 Februari 2015, telah disalurkan beras miskin (raskin) sejumlah 174 ribu ton, dan operasi pasar beras sebanyak 56.304 ton dalam kegiatan ini untuk wilayah Jadetabek Bulog menggandeng Kodam Jaya untuk terus mengawal operasi beras.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Sofyan Djalil, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Rini Sumarno, Menteri Perdagangan RI, Rachmat Gobel, dan Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa. Ada juga Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Unggung Cahyono dan Kapolres Metro Jakarta Utara, M Iqbal. (MR)













