Selama ini banyak permasalahan yang timbul akibat pembelajaran daring, seperti di daerah-daerah pelosok yang belum tersedia jaringan internet ditambah lagi faktor ekonomi sangat mempengaruhi fasilitas yang tersedia. Maka akan sulit bagi para pelajar untuk mengakses dan mengikuti pembelajaran. Masalah lainnya adalah kesiapan para orang tua untuk mengawasi dan membimbing anak-anaknya dalam pembelajaran. Banyak kasus orang tua yang menganiaya anaknya ketika belajar. Kasus lainnya adalah ada siswa yang mengalami depresi sampai mengakhiri hidupnya.
Pemerintah seolah tidak mau tahu dan lepas tangan atas terjadinya masalah-masalah tersebut. Anggaran untuk pendidikan sangat minim dibanding anggaran untuk membayar utang. Orang tua dibiarkan tidak memiliki kemampuan mendampingi anak-anaknya. Kurikulumnya sekular, tujuan pendidikannya materialisme. Pada faktanya memang inilah yang akan terjadi pada negara yang menerapkan sistem kapitalisme demokrasi. Sistem yang membuat aturan berdasarkan akal dan hawa nafsu. Manfaat atau keuntungan menjadi tolok ukur dalam perbuatannya termasuk pendidikan sekalipun dengan menghalalkan segala cara. Keyakinan akan agama (Islam) yang mereka ikrarkan hanya sebatas formalitas. Lahirlah prinsip sekuler pada masyarakat, yaitu menghilangkan peran agama dalam kehidupan, sehingga melahirkan generasi yang rapuh.













