Raperda Pelayanan Bidang Pangan, Pertanian, dan Perikanan
Berkaitan dengan harmonisasi Raperda tentang Pelayanan, Bidang Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Fraksi Gerindra berpandangan bahwa persoalan pangan telah menjadi perhatian semua negara di dunia akibat terganggunya supply chain, rantai pasokan pangan bagi banyak penduduk di banyak negara, terutama dalam masa pandemi dan pemulihan Covid-19.
Kota Bandung dengan populasi penduduk diatas tiga juta jiwa dituntut untuk selalu menjaga kemandirian pangan, ketahanan pangan, dan ketersediaan pangan warganya. Supply chain pangan ini dapat terpelihara dan dikembangkan melalui beragam bentuk inovasi pangan berkelanjutan (sustainable) dan manajemen air baku segar (freshwater management).
Pangan berkelanjutan dimaksud diatas dapat dilakukan diantaranya dengan cara meningkatkan hasil panen berkelanjutan tanpa perluasan farmland, meningkatkan produktivitas stok hidup pangan berkelanjutan tanpa rumput dan hama, meningkatkan produktivitas kultur air berkelanjutan, mengurangi kehilangan pangan karena terbuang percuma, serta meningkatkan pangan yang lebih sehat untuk semua warga dengan sistem tata kelola pangan yang baik dan pola pangan yang bergizi. Sedangkan freshwater management dapat dilakukan dengan melindungi dan membuat penyimpanan ekosistem freshwater untuk keterjangkauan akses berkelanjutan pada air bersih bagi semua warga.













