Sila Keempat, Musyawarah di Era Komentar Cepat
Salah satu penyakit zaman digital adalah budaya bereaksi tanpa berpikir. Banyak orang langsung memberikan komentar sebelum membaca secara utuh. Banyak yang menyebarkan informasi tanpa memeriksa sumber. Banyak yang marah sebelum memahami persoalan. Sila keempat mengajarkan hikmah musyawarah dan kebijaksanaan. Nilai ini sangat dibutuhkan dalam dunia digital yang serba instan.
Musyawarah bukan hanya tradisi politik. Musyawarah adalah kemampuan mendengarkan sebelum berbicara, memahami sebelum menghakimi, dan mencari solusi sebelum menyalahkan. Dalam konteks media sosial, sila keempat mengajarkan pentingnya literasi digital, berpikir kritis, dan kemampuan memilah informasi. Di era banjir data, kemampuan berpikir jernih menjadi salah satu bentuk kecerdasan yang paling berharga.













