Oleh: Jerry Massie (Direktur Political and Public Policy Studies)
JAKARTA || Bedanews.com – Pemecatan orang dekat Jokowi yakni Kepala BGN, Dadan Hindayana sangat bijak. Kalau melihat rekam-jejaknya yang buruk, memang sudah sepantaanya dia dicopot.
Sejak dia menjabat, ada banyak Ide gila Dadan yakni; makan serangga, pengadaan motor listrik, kaos sepatu, semir sepati dan kampus bangun SPPG dan MBG go internasional. Ini ada indikasi dan upaya mengkorupsi. Kalau tak dihentikan maka sangar berbahaya.
Baru saja Kejagung menggeledah kantor MBG, saya yakin akan ada bukti skandal korupsi ditemukan.
Sebetulnya saya lihat dia titipan dan pilihan Jokowi saat menjabat presiden. Alasan pencopotannya lantaran orang ini sudah tak becus memimpin lembaga ini lagi. Saya nilai banyak keganjalan misalkan siswa-siswi yang keracunan, terjadi korupsi sampai makanan basi dan expired banyak terjadi di lapangan. Bahkan anggaran tak jelas dianggarkan Dadan.
Dia tak disipilin lagi dan sempat terciduk lagi bermain golf dan juga.
Ada banyak sensasi dilakukan Dadan serta kebijakan dan pernyataan kontroversialnya: Pernyataan Minum susi 2 liter dan ini menuai kritikan tajam dari pakar gizi dan publik setelah menyebutkan bahwa anak-anak harus mengonsumsi susu hingga dua liter per hari untuk menunjang pertumbuhan, yang dinilai tidak realistis dan memberatkan. Polemik Kasus Keracunan Massal:
– Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah kepemimpinannya sempat diwarnai dengan kontroversi akibat maraknya kasus keracunan massal di berbagai daerah yang menimpa peserta didik.
– Anggaran IT dan CCTV yang Fantastis.
Bahkan pengalokasian anggaran yang sangat besar, mencapai Rp1,2 triliun, yang dikhususkan untuk sistem Teknologi Informasi (IT) dan pengadaan CCTV guna memantau distribusi makan bergizi.
Memang ketegasan Prabowo patut diapresiasi, jadi tak ada anggapan bahwa Prabowo disetir Jokowi buktinya orang dekat dan kepercayaan presiden ke-7 ini dicopot Prabowo.
Bukan hanya Dadan siapapun pejabat yang tak berpihak kepada rakyat, tak mau dengar keluhan rakyat serta bikin susah rakyat siap-siap saja dicopot. ***













