CIMAHI, BEDAnews
Ormas Persatuan Indonesia (Perindo) bertekad membumikan nilai-nilai kebenaran yang sempat hilang di Kota Cimahi. Hal itu disampaikan Ketua DPD Perindo Kota Cimahi Asep Taryana, Selasa (26/2).
Dikatakannya, bahwa untuk sebuah perubahan besar di perlukan suatu perjuangan secara konstan, persatuan dan idealisme karena sebuah kebenaran hanya bisa di tegakkan dengan perjuangan dan persatuan, karena itu DPD Perindo Kota Cimahi akan terus berjuang untuk menegakan tekad tersebut. “Kami bertekad untuk kembali membumikan nilai-nilai kebenaran yang sempat hilang di Kota Cimahi ini,” kata Asep.
Sejak bergulirnya era reformasi beberapa tahun lalu, lanjut Asep, hingga saat ini bangsa Indonesia tak henti-hentinya terus di dera berbagai persoalan, dari mulai masalah kemiskinan hingga masalah korupsi dan penegakkan hukum, sehingga mengalami kemunduran dalam banyak hal.
Sedangkan Ketua Umum dan deklarator Perindo Harry Tanu Sudibyo, saat deklarasi mengatakan, sekiitar 70% masyarakat Indonesia termasuk golongan menengah ke bawah, karena itu Perindo akan focus dibidang pembangunan sosial kemasyarakatan dan kepemudaan agar dapat lebih berdaya, produktif dan bermanfaat serta turut serta mengatasi persoalan bangsa, demikian juga dengan pengembangan UKM, kaum buruh, petani dan nelayan.
Deklarasi Perindo merupakan awal dari sebuah perjuangan sebab sebuah kebenaran harus di perjuangkan. “Seluruh kader Perindo harus mampu berbuat yang terbaik untuk dirinya, masyarakat dan lingkungan sekitarnya dan tidak hanya pandai mengkritik, karena itu pada pelaksanaan perjuangan Perindo agar jangan sampai berubah dari tujuannya,” urainya, didepan sejumlah tokoh seperti Ketum partai Hahura, H. Wiranto, Ketum PP Muhammaddiyah, Din Syamsudin, Agum Gumelar, Adyaksa Dault, Yusril Ihza Mahendra, Yoris Raweay serta anggota Perindo. (Bubun M)











