“Kita data dulu pedagangnya. Jika mereka ingin berdagang, kita akan buka di parkiran depan. Kita sesuaikan tempat dan jumlahnya,” kata Septi.
Sementara itu, pedagang yang lain lebih memilih mengamankan barang dagangannya. Seperti yang dilakukan oleh Beny (41) pedagang cemilan ‘Sindang Laris’ di lantai 1.
“Kita bawa dulu ke gudang semuanya. Antisipasi saja,” pungkas dia. [mae]
Page 3 of 3













