Keputusan dirinya memilih dunia akademisi memiliki berbagai alasan dan tujuan yang sama, yakni sama-sama mengabdi dan menyebarkan disiplin ilmu namun dengan skala yang lebih luas.
“Alasan saya mengambil pensiun dini bukan berarti saya tidak mencintai dan meninggalkan TNI, tapi mungkin ini sudah jalan Allah karena hidup itu pilihan, saat ini saya tengah menyelesaikan pendidikan S3. Mudah-mudahan tahun ini bisa menyelesaikan,” urainya.
Meskipun sudah tidak lagi sebagai militer, namun dirinya tetap membawa dasar-dasar ilmu yang dimiliki selama menjadi militer ke dunia akademisi. Berdasarkan pengalaman tugas selama di dunia militer sebagai tenaga pendidik atau guru militer di Pusdik Kowad di Lembang, membuat melekat jiwa edukasi dalam dirinya.
Berkat pengalaman dan jenjang karir di dunia militer, wanita yang juga dosen dengan karakter tangguh ini merasa tak lagi menemukan tantangan di dunia militer, dan terus mengembangkan diri. Tak cukup dengan karir yang telah dicapai di tubuh TNI. Untuk itulah dirinya memutuskan menempuh tantangan di luar kemiliteran dengan terjun ke dunia akademisi.













