Untuk itu, sebagai generasi penerus Kartini-kartini muda saat ini dan masa mendatang. Dirinya mengajak kaum perempuan Indonesia untuk tidak menjadi seorang Kartini yang cengeng, tapi menjadi Kartini yang tangguh sesuai dengan profesinya masing-masing.
“Apapun profesinya, tetaplah menjadi kartini-kartini yang membangun bangsa dan negara. Kartini yang tangguh, artinya pantang menyerah, memiliki jiwa dan semangat yang tinggi. Memiliki disiplin yang tinggi dan menerapkan etika yang baik,” harapnya.
Jangan sampai merasa memiliki ilmu namun tidak dibarengi dengan etika atau akhlak yang baik akan menjadi pribadi yang arogan. Kartini yang baik harus memiliki etika yang baik dan sopan santun. ***











