BANDUNG, BEDAnews.com –
Jumat, 2 Oktober 2026 M / 20 Rabi’ul Akhir 1448 H menjadi momentum refleksi ganda bagi bangsa Indonesia. Baru saja bangsa ini melewati 30 September yang mengingatkan pada rangkaian peristiwa kelam 1965 dengan segala luka dan kompleksitas sejarahnya, dan kemarin 1 Oktober 2026 memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan tema: “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
” Demikian pesan disampaikan A.Rusdiana kepada Bedanews.com,Jumat,2/10/2026
Ia menegaskan, momentum sejarah tidak boleh berhenti menjadi seremoni. Sejarah harus melahirkan pelajaran, nilai harus melahirkan tindakan, dan pengetahuan harus melahirkan kebijaksanaan.
“Kita belajar bahwa perbedaan tidak boleh berubah menjadi permusuhan. Kekuasaan tidak boleh meninggalkan keadilan. Kepentingan tidak boleh mengalahkan kemanusiaan. Dan ilmu tidak boleh digunakan untuk memperbesar pertentangan,” tegasnya.













