Beliau juga mengajak seluruh santri agar tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas, tetapi juga pejuang yang tangguh dalam menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Salah satu santri, Faza Sidqi, asal Padang, Sumatera Barat, yang juga hadir dalam kegiatan ini, mengungkapkan kegembiraannya bertemu dengan Kepala BNNP Jateng dan mendapatkan banyak ilmu baru. “Senang sekali bisa bertemu Pak Jenderal. Ternyata BNN itu tidak hanya soal penangkapan, tapi juga memberikan banyak edukasi. Saya jadi lebih paham tentang bahaya narkoba dan cara menolaknya,” ujar Faza dengan semangatnya.
Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat berlanjut, agar semakin banyak santri dan pelajar lainnya yang sadar akan ancaman narkoba dan siap menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.












