JAKARTA || Bedanews.com – Pengamat politik dan hukum Muslim, Arbi menilai, pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias H. Isam, memiliki potensi besar untuk mengakuisisi PT. Bank Central Asia Tbk (BCA). Kekuatan finansial, jaringan bisnis lintas sektor, serta kemampuan membangun kerja sama dengan berbagai pihak dinilai menjadi modal penting bagi Haji Isam untuk memasuki industri perbankan.
Menurut Muslim Arbi, kemungkinan H. Isam mengakuisisi BCA bukan sesuatu yang mustahil untuk diperbincangkan. Terlebih, BCA merupakan perusahaan terbuka yang sahamnya diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga secara prinsip kepemilikannya dapat berubah melalui mekanisme pasar modal dan ketentuan yang berlaku.
“H. Isam sangat potensial membeli BCA. BCA sendiri merupakan perusahaan terbuka. Dengan harta yang dimilikinya, Haji Isam sangat mampu membeli BCA,” kata Muslim Arbi kepada wartawan, Senin (28/9/2026).













