Kedua: Muhasabah dan Evaluasi Diri; Allah SWT berfirman:
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.” (QS. Al-Hasyr: 18).
Pergantian tahun Hijriah mengajarkan kepada kita pentingnya melakukan evaluasi diri. Sudahkah salat kita semakin baik? Sudahkah bacaan Al-Qur’an semakin rutin? Sudahkah hubungan kita dengan keluarga, tetangga, dan sesama muslim semakin harmonis?
Muhasabah bukan untuk menyesali masa lalu secara berlebihan, melainkan untuk memperbaiki masa depan dengan lebih baik.
Ketiga: Memulai dari Amal yang Kecil tetapi Konsisten; Sering kali seseorang gagal istiqamah karena memulai dengan target yang terlalu besar. Islam mengajarkan keseimbangan dan keberlanjutan. Dalam Islam, konsistensi (istiqamah) lebih dicintai oleh Allah SWT daripada kuantitas amal yang besar namun dilakukan hanya sekali. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an agar manusia menunaikan kewajiban secukupnya, menjaga batas, dan terus berproses dalam kebaikan:













