Ada beberapa pelajaran penting yang dapat kita renungkan dalam upaya meneguhkan istiqamah pada bulan Muharram ini.
Pertama: Memperbanyak Amalan Utama; Muharram adalah bulan yang penuh keutamaan. Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram.” (HR. Muslim)
Karena itu, marilah kita menghidupkan bulan Muharram dengan memperbanyak ibadah, terutama puasa sunnah Tasu’a pada tanggal 9 Muharram dan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Selain itu, perbanyak pula sedekah, membantu anak yatim, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berbagai amal kebajikan lainnya.
Muharram hendaknya menjadi awal yang baik untuk membangun kebiasaan-kebiasaan saleh yang berkelanjutan sepanjang tahun.













