Hal senada juga disampaikan tokoh Sunda Dadan Saefudin. Dikatakannya, saat ini bukan hanya diserang secara fisik namun juga menyangkut akar budaya.
“Sudah lama sebetulnya pengkaburan – pengkaburan budaya kita, ini mungkin momennya saat ini bisa disebut kebangkitan,”ucapnya.
Ia menambahkan, sebetulnya banyak kejadian atau peristiwa yang menyinggung bangsa Sunda.
Ia mencontohkan, Situs Badigul Rancamaya Bogor yang merupakan salah satu artefak atau situs sejarah , yang kini berada di kawasan perumahan elit.
Situs Badigul, disebut-sebut sebagai patilasan Prabu Siliwangi atau persemayaman terakhir Raja Pakuan Pajajaran ke 4.
“Berapa kali kejadian yang menyangkut bangsa Sunda ini selalu terusik mulai dari masalah jaipongan karena dianggapnya itu menggoda. Cara berpikirnya saja, itukan kesenian hasil dari sebuah budaya. Rancamaya masalah situs artefak, itu dijadikan perumahan. Sedangkan bagi masyarakat Jawa Barat khususnya Bogor merupakan artefak sejarah,”ucapnya.













