Tambahnya, kalau modelnya karaoke syariah, kan enak, pengusaha dan pekerja LC bisa mendapatkan rezeki dengan tenang, UMKM jamu coro bisa hidup, perekonomian berputar, penikmat lagu dari beragam aliran bisa keluar masuk karaoke syariah tanpa malu- malu, pulang karaoke hati senang, badan sehat, tutur Salim, yang juga guru sejarah Islam.
“Mari kita belajar sejarah dari para wali, yang memasukkan ajaran agama dan moral kedalam tradisi yang sudah mendarah daging, sehingga menjadi akulturasi budaya yang apik, tanpa menghapusnya,” pungkas Ketua PGSI. (Red).
Page 3 of 3













