• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Moment Ramadhan : Dikir dan Pikir Menguatkan Iman dan Menyucikan Jiwa

Moment Ramadhan : Dikir dan Pikir Menguatkan Iman dan Menyucikan Jiwa

Hargib by Hargib
6 Maret 2026
in Edukasi, Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: A.Rusdiana

“Tafakur di Madrasah Ramadhan : Dikir dan Pikir Menguatkan Iman dan Menyucikan Jiwa”

Kini kita telah memasuki sepuluh hari kedua Ramadan, fase yang oleh para ulama disebut sebagai fase maghfirah, yaitu masa ketika Allah membuka pintu ampunan bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya. Rasulullah SAW bersabda:

“Awal Ramadan adalah rahmat, pertengahannya ampunan, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.”

BeritaTerkait

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026

Para ulama seperti Ibn Rajab al-Hanbali dalam kitab Lathaif al-Ma’arif menjelaskan bahwa sepuluh hari kedua Ramadan adalah momentum tazkiyatun nafs, yaitu penyucian jiwa melalui taubat, muhasabah, dan peningkatan kualitas ibadah. Pada fase ini seorang mukmin diajak melakukan perjalanan spiritual:

  • Hari 11–12: Muhasabah, mengevaluasi dosa dan kekurangan diri
  • Hari 13–14: Taubat nasuha, kembali kepada fitrah
  • Hari 15–16: Tarbiyah sosial, menumbuhkan kepekaan terhadap penderitaan sesama
  • Hari 17–18: Menjaga kualitas shalat berjamaah dan ibadah sunnah
  • Hari 19–20: Menguatkan doa dan zikir sebagai sumber ketenangan jiwa

Dalam konteks inilah Ramadan juga mengajarkan tafakkur, yaitu perenungan mendalam yang menyatukan zikir dan pikir. Tafakkur menjadikan manusia tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga sadar akan makna kehidupan. Allah SWT berfirman:

Page 1 of 4
12...4Next
Tags: Lahirkan Ulil AlbabMadrasah RamadhanPadukan Dzikir Pikir
Previous Post

Felly Estelita Sebut Peran Masyarakat Kunci Sukses Program MBG di Manado

Next Post

Prof.A Rusdiana, Madrasah Ramadhan: Padukan Dzikir dan Pikir, Lahirkan Ulil-Albab

Related Posts

Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Ragam

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026
Ragam

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Ragam

Singgasana di Atas Ingatan yang Lelah: Kala Kekuasaan Berjalan Tanpa Rem

6 November 2026
Next Post

Prof.A Rusdiana, Madrasah Ramadhan: Padukan Dzikir dan Pikir, Lahirkan Ulil-Albab

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021