Paham itu, telah menginspirasi bahwa “kesadaran lingkungan manusia dalam berinteraksi dengan alam sangat berpotensi menjaga keseimbangan ekosistem”, hendaknya dijadikan salah satu tujuan utama, khususnya dalam pendidikan yang langsung bersinggungan dengan manusia. Bukankan Hakikat pendidikan yang bertujuan menjadikan manusia yang ideal merupakan hal yang terus diusahakan, salah satunya manusia yang “melek lingkungan”. Istilah melek lingkungan lebih dikenal dengan environmental literacy. Pendidikan dalam hal ini dimaksudkan pada pendidikan formal yang memiliki standar-standar tertentu, yang sengaja diprogram dan tersistem dalam pencapaian hakikat pendidikan.
(Wallahu A’lam Bishowab)
*)Tulisan ini terinpirasi dari Postingan Selamat Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di WAG Kahmi Rabu 5 Juni 2022.













