Dan pengambilan beras dari donatur, sedekah atau zakat pada mesin MSB ini, sambung Robby, sudah dirancang hanya dapat menggunakan E-KTP. Cukup dengan cara menempelkan atau tapping kartu E-KTP pada sensor mesin. Terutama warga yang sudah terdata oleh pemerintah melalui E-KTP yang bisa mengambil beras pada mesin MSB.
“Selain itu, waktu dan jadwal pengambilan beras oleh setiap warga penerima manfaat, dapat diatur sehingga tidak terjadi penumpukan atau antrean. Dan bagi masyarakat yang memiliki kelebihan, bisa menyumbangkan beras dan disalurkan melalui MSB. Dengan demikian, hubungan sosial dan kesetiakawanan di masyarakat tumbuh,” ucapnya lagi.

Bahkan dia memaparkan, fungsi perangkat MSB ini sebagai alat komunikasi akan terasa maksimal jika memanfaatkan seluruh fasilitas yang ditanamkan pada engine berbasis IOT itu. Selain memiliki fasilitas WiFi gratis, tablet ukuran 9,7 inc yang ditanam pada perangkat MSB, sangat multifungsi.











