Bali – bedabews.com – Provinsi Bali dikenal sebagai jendela dunia karena merupakan salah satu tujuan wisata favorit bagi wisatawan/i mancanegara maupun dalam negeri.
Selain itu, Bali memiliki beragam suku, agama, ras, dan budaya. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang dimiliki Bali, namun dalam implementasinya, dinamika ekspresi keberagamaan di era demokrasi terkadang berpotensi memunculkan ketegangan dan konflik antar masyarakat, antar umat beragama atau bahkan internal umat beragama.
Oleh karena itu, diperlukan suatu metode untuk menjaga keharmonisan masyarakat Bali yaitu moderasi beragama
“Moderasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. Moderasi merupakan kebajikan yang mendorong terciptanya harmoni sosial dan keseimbangan dalam kehidupan secara personal, keluarga dan masyarakat,” tutur Ustadz H. Nur Achmad Khomeiny, S.Ag, MPd I melalui keterangannya saat mengisi ceramah pengajian Sahabat Subuh di Mushola Al Falah, Jl. Gunung Talang, Dsn. Buana Indah, Ds. Padang Sambian, Kec. Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, Sabtu (17/9/2022).













