Rasulullah saw. pun jauh sebelumnya telah mengingatkan kepada umatnya untuk bersikap waspada agar tidak terpeleset dalam kesesatan agama mereka. Seperti dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Bukhari, “Sungguh engkau akan mengikuti tradisi orang-orang sebelum kalian, sehasta demi sehasta, sejengkal demi sejengkal. Bahkan andai mereka masuk lubang biawak niscaya kalian mengikuti mereka. Kami bertanya,”Wahai Rasulullah, Yahudi dan Nasranikah mereka? Beliau menjawab,”Siapa lagi kalau bukan mereka.”
Begitulah Islam memandang bahwa segala bentuk ucapan Selamat Natal serta mengikuti perayaannya, baik perayaan hari-hari besar orang-orang kafir jelas haram hukumnya. Sebagaimana firman Allah Swt: “…. Dan mereka tidak menyaksikan kepalsuan,” (QS. Al-Furqan: 72)













