Ia melanjutkan, pertengkaran terjadi lagi di pada Kamis (23/12) dimana korban dibentak dengan kata-kata kasar karena ingin pulang ke rumah orang tua yang berujung suaminya marah dan menceraikannya malam itu juga.
Namun setelah mengucapkan talak kepada korban, Siti tidak boleh pulang sebelum uang pernah diberikan oleh pelaku pada ibunya di kembalikan.
Sehingga malam itu terjadi penyekapan terhadap korban sampai pagi.
“Ibu dan keluarga korban datang untuk mengembalikan uang yang diminta oleh MF dan membawa korban pulang,”ujar Ijudin
Setelah pulang ke rumah korban mengalami depresi berat, sehingga keluarga membawa ke rumah sakit Santosa untuk pengobatan.
“Kami dizolimi dan di takut-takuti karena mereka merasa keluarga pejabat dan pejabat kepolisian. Padahal dari mulai awal pernikahan, kami sudah di buat malu mereka tak bawa uang sepeserpun. Setelah menikah anak saya sering diperlakukan tidak manusiawi sampai uang yang saya minta sebagai ibu mertuanya harus di kembalikan dengan menahan anak saya semalaman,”ucap Imas ibunda korban kepada awak media Rabu, (29/12).













