Hanya saja, amal perbuatan yang paling dicintai Allah adalah sedikit namun kontinu
Artinya: “Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain) dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!” (QS. asy-Syarh [94]: 7 – 8).
Ayat diatas memberikan petunjuk bahwa seorang muslim harus memiliki kesibukan. Bila telah selesai satu pekerjaan, ia harus memulai pekerjaan lain sehingga kita tidak akan pernah menelantarkan waktunya yang sangat berharga.
Ketiga: Menghargai Waktu; Islam mengajarkan kepada umatnya agar setiap detik dan waktunya harus diisi dengan hal-hal yang bermanfaat seperti diisyaratkan oleh al-Qur’an Surat al-Asr ayat 1-3:
Artinya: “Demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran”. (QS. al-Asr [103]: 1-3).













