Selanjutnya peningkatan konektivitas antar wilayah, akses air minum dan sanitasi, pembangunan sistem pengelolaan air limbah dan pengelolaan sampah terpadu, pembangunan Sekolah Rakyat, dan revitalisasi madrasah.
“Tantangan terbesar yang kita hadapi bukan hanya keterbatasan anggaran, tetapi juga kondisi di lapangan yang seringkali tidak ideal. Oleh karena itu, kita dituntut untuk menjadi kreatif dan inovatif dalam mencari solusi yang lebih efektif dan efisien sesuai peraturan perundangan untuk terlaksananya program pembangunan,” kata Menteri Dody.
Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama dilaksanakan kepada 19 pejabat yang terdiri dari 9 pejabat di lingkungan Sekretariat Jenderal, 5 pejabat di Direktorat Jenderal Cipta Karya, dan 5 pejabat di Ditjen Pembiayaan Infrastruktur. Sementara untuk Pejabat Administrator terdiri dari 17 pejabat di Sekretariat Jenderal, 20 pejabat di Ditjen Prasarana Strategis, 15 di Ditjen Pembiayaan Infrastruktur, dan 2 di Inpektorat Jenderal.













