Dari perkembangan Bussines Matching yang digelar pada 24 Mei 2022, instansi pemerintah pusat, daerah dan BUMN berkomitmen menggelontorkan anggaran sebesar Rp800,2 triliun. Dana jumbo itu, diperuntukkan bagi produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Namun begitu, baru dari komitmen tersebut baru terealisasi belanja PDN sebesar Rp205 triliun. Masih kurang dari target yang telah ditentukan yakni sebesar Rp400 triliun. “Target yang kita sepakati minimal Rp400 triliun,” kata Menko Luhut.
Melalui momentum Bussines Matching Tahap III yang dilakukan pada saat ini, Menko Luhut meminta tidak lagi sekedar komitmen, namun tercapai realisasi pembelian produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri. “Direalisasikan pada akhir Mei untuk itu dapat hari ini. Akan kita tarik untuk melihat perkembangan dan menyiapkan strategi lanjutan,” kata Luhut.













