“Sinergi antar kementerian harus selalu diperkuat dan ditindaklanjuti dengan aksi konkret di lapangan, sehingga impor ilegal yang menjadi ancaman bagi perekonomian Indonesia dapat segera diatasi, baik yang melalui pelabuhan resmi maupun pelabuhan tikus, dan tempattempat peredaran barang impor ilegal lainnya di seluruh Indonesia,” pungkas Menko Airlangga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya yakni, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, Kabareskrim, Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Sekretaris Kemenko Perekonomian,
Susiwijono Moegiarso, Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Dirjen Bea dan Cukai, Askolani, Danpuspom TNI, Marsekal Muda R. Agung Handoko, Perwakilan dari Kejaksaan Agung, Staf Khusus bidang Pengawasan Koperasi dan Pembiayaan KemenkopUKM, Agus Santoso, serta sejumlah pejabat eselon I dan II dari Kementerian/Lembaga. (Red/Ltg/Fsr).













