“Dengan sistem Manajemen Talenta ini, saya melihat portofolio mereka dapat tampil secara digital, dan kemudahan uji kompetensi serta ekosistem Manajemen Talenta yang dibangun oleh BKN sangat membantu kami,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan informasi tersebut dapat membantu Kementerian Kehutanan melihat talenta yang dimiliki sekaligus menghubungkannya dengan kebutuhan jabatan. Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui pemetaan talenta pada JPT Pratama, Administrator dan Jabatan Fungsional Ahli Madya.
Sejumlah langkah akselerasi ini juga dilakukan dengan dukungan ekosistem BKN, diantaranya meliputi percepatan pengisian data melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta ASN (SIMATA) BKN, pengembangan Sistem Informasi Penilaian Perilaku 360 Derajat, serta penilaian kompetensi dan potensi melalui metode ProASN dan CACT BKN. Tercatat sebanyak 6.228 pegawai telah mengikuti penilaian kompetensi dan memenuhi syarat jabatan pengawas.













