Melalui cobaan, manusia dilatih untuk bersikap ridha, bersabar, dan bertawakkal secara nyata, bukan sekadar dalam ucapan. Sikap ridha menjadikan hati lapang dan jiwa tenang, sementara keluh kesah berlebihan justru memperberat beban batin. Oleh karena itu, seorang mukmin hendaknya memandang setiap ujian sebagai peluang untuk mendekat kepada Allah dan meraih pahala yang lebih besar.
Kedua: Dunia Bersifat Fana; Dengan menyadari sepenuhnya bahwa dunia ini bersifat fana; Apa saja yang ada di dunia ini bakal sirna dan musnah, tidak ada sesuatu yang langgeng dan abadi. Apapun yang terjadi di dunia ini bersifat sementara dan terbatas, ada saat-saat di mana manusia menikmati kesenangan pada saat yang lain terjadi sebaliknya. Bagaikan roda yang selalu berputar, terkadang ada yang di atas dan ada pula yang di bawah, dan tidak selamanya seseorang berada di atas dan tidak pula selamanya seseorang berada di bawah begitu juga sebaliknya. Sebagaimana firman Allah swt.:













