Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk ke dalam surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian” (QS. Al Baqarah [2]: 214).
Pertama: cobaan dan ujian merupakan salah satu bentuk cinta Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Sebagaimana hadits Nabi:
Artinya: “Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridha, maka baginya keridhaan Allah, dan barang siapa yang murka, maka baginya kemurkaan Allah.” (HR. Tirmidzi).
Hikmah dari hadis ini mengajarkan bahwa cobaan bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan bukti cinta-Nya kepada hamba yang dikehendaki-Nya untuk naik derajat. Ujian berfungsi sebagai proses pemurnian iman, penguatan karakter, dan pengasahan kedewasaan spiritual.













