• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, April 27, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Menggugat Sejati: Kontroversi dan “Dosa” Popisme dalam Jazz Indonesia

Menggugat Sejati: Kontroversi dan “Dosa” Popisme dalam Jazz Indonesia

Avhes by Avhes
12 Februari 2026
in Entertain, Karya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di bawah komando Dwiki Darmawan hingga Indra Lesmana, Krakatau yang awalnya mengusung fusion justru melahirkan hits pop seperti “Amburadul”. Ambisi mereka mencampur etnik, world music, hingga genre lainnya justru membuat fondasi jazz mereka terasa “amburadul” dalam perspektif kemurnian genre.

 Strategi “Menjazzkan” Lagu Pop

Fenomena di Indonesia memang unik. Banyak pemusik jazz yang justru hidup dari kemasan pop. Ireng Maulana, misalnya, sering membungkus album Ermi Kulit dengan aransemen jazz yang kental meski dasarnya adalah lagu pop. Idang Rasjidi pun setali tiga uang; ia sangat gemar “menjazzkan” lagu-lagu pop kreatif.

Kritik tajam juga mengarah pada Cut Deviana Daud Syah. Di tangannya, lagu daerah seperti “Inanikeke” bisa kehilangan jati diri aslinya. Sentuhan chord 9, 11, 13, serta sisipan diminished atau substitute chord memang terdengar canggih, namun sekaligus mencerabut lanskap alam Minahasa dari melodi tersebut. Jazz, dalam konteks ini, menjadi bumbu untuk membuat lagu pop atau daerah terasa lebih “mahal” dan “genit”.

BeritaTerkait

UIN Bandung Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Posisi Terbaik PTKIN se-Indonesia

25 April 2026

Transformasi Keilmuan: Dari Guru Besar UIN SGD Bandung untuk Peradaban Dunia

7 April 2026
Page 3 of 5
Prev12345Next
Previous Post

Keren! ASN BKAD Mendapat Penghargaan AWARD 2025

Next Post

Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri

Related Posts

Edukasi

UIN Bandung Peringkat 801+ Asia versi THE WUR 2026, Posisi Terbaik PTKIN se-Indonesia

25 April 2026
Edukasi

Transformasi Keilmuan: Dari Guru Besar UIN SGD Bandung untuk Peradaban Dunia

7 April 2026
Edukasi

Prof. Dr. H. Hariman Surya Siregar,M.Ag.,CEAM Dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN SGD Bandung

7 April 2026
Edukasi

Sekretariat DPRD Jabar Bersih-Bersih Lingkungan Dukung Indonesia Asri

7 April 2026
Karya

Kehebatan dan Sembilan Karakter Gubernur Pramono

6 April 2026
Karya

Amerika Mulai Runtuh, Indonesia Jangan Cuma Jadi Penonton

6 April 2026
Next Post

Ketua Umum PPAL Pusat Kunjungan ke Kediaman Ibu Romly selaku Ketua Himpunan Warakawuri

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021