Usai pemerintah membentuk Perum LPPNPI yang menyatukan pelayanan Navigasi dari PT. Angkasa Pura I dan II, maka Fahmi memilih untuk melepas karirnya di PT. Angkasa Pura I (Persero) dan bergabung dengan Perum LPPNPI atau Airnav Indonesia pada 2013. Dia langsung diangkat sebagai EVP ATC & ATFM System.
Setahun kemudian, Fahmi diberi kepercayaan untuk memimpin Kantor Cabang sebagai GM Airnav Palembang. Dia adalah GM termuda saat itu yang diuji leadership-nya untuk memimpin senior-seniornya di lapangan. Semua bisa dirangkul dengan akrab, dengan tak lupa membangun profesionalisme seluruh anak buahnya.
Setelah sukses menggawangi Airnav Palembang, pada 2016, Fahmi ditarik kembali ke Kantor Pusat sebagai EVP Safety & Security. Tugasnya kali ini adalah mengawal isu-isu terkait Cyber Security yang saat itu mulai ramai diperbincangkan dan dikhawatirkan dapat menjadi ancaman bagi jaringan ATC System Nasional.












