Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Hendri Rusdian, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak agar pelaksanaan MBG berjalan optimal.
“Program MBG adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Gizi yang cukup menjadi fondasi utama bagi tumbuh kembang anak-anak, terutama pada usia emas 2 hingga 6 tahun,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa angka stunting di Kabupaten Agam masih sekitar 19 persen, dan dengan hadirnya MBG diharapkan angka tersebut dapat ditekan secara signifikan.
Program ini menyasar anak-anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Mari kita dukung bersama pelaksanaan MBG agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat tercapai, dengan lahirnya generasi bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi,” tutupnya.













