Ekonomi

Memprihatinkan Jumlah Nelayan Jabar Tidak Bertambah-tambah dan Miskin

BANDUNG, BEDAnews.com – Dengan luas lautan hingga 7 Ribu Km2 atau lebih dari ½ luas daratan Jawa Barat, hingga saat ini jumlah nelayan di Jawa Barat tidak pernah mengalami penambahan dari 105 ribu orang nelayan, terlebih saat ini.

Bahkan kini sudah diberikan kewenangan luas 12 mil laut, ditambah garis pantai hampir 400 ribu KM, nelayannya hanya segitu-gitu aja dan selalu miskin.

Demikian dikatakan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yunandar Eka Prawira didampingi Hj. Tia Fitriani (FNasdem-Perindo) dan Hj. Sari Sundari (FPKS) kepada BEDAnews.com usai menerima audiensi Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, diruang rapat Komisi II Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro 27 Bandung, Rabu (12/2/2020).

“Problem utama nelayan Jabar itu terletak di SDM karena setiap tahun, keluarga nelayan tidak nambah-nambah hanya berjumlah 105 ribu orang. Padahal provinsi Jabar memiliki laut yang cukup luas sekitar 7ribu Km2 atau lebih dari setengah luas daratan Jawa Barat, bahkan kini sudah diberikan kewenangan hingga 12 mil lautan  provinsi ditambah garis pantai hampir 400 ribu km, tetapi nelayannya hanya segitu-gitu aja dan selalu miskin,” ujarnya.

Karena itu Komisi II DPRD Jabar mendukung keberadaan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran yang berada di bawah langsung pembinaan Kementian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,  yang sangat sejalan dengan UU dan Perda Jabar tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan.

“Dengan adanya Politeknik Kelautan dan Perikanan ini, kita harapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan dan kebodohan keluarga nelayan Jabar,” ujarnya.

Yunandar juga menyatakan, selain keberadaan Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Jabar  yang diharapkan meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Jabar, Komisi II juga mendukung pengembangan dan kemajuan Politeknik Kelautan Perikanan Pangandaran untuk meningkatkan SDM Nelayan dan meningkatkan tarap hidup keluarga Nelayan Jabar. @hermanto

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close