SUKABUMI – BEDAnews.com, Di tengah banjir informasi yang tak terbendung di era digital, literasi digital kini menjadi benteng utama dalam menjaga kedaulatan bangsa. Masyarakat dituntut tidak hanya mampu mengakses informasi, tetapi juga wajib memiliki kecakapan untuk menganalisis serta menilai kepentingan di balik setiap pesan yang beredar.
Praktisi media sekaligus Sekretaris PWI Jawa Barat, Tantan Sulton Bukhawan, menegaskan pentingnya sikap kritis di ruang digital. Menurutnya, publik harus terbiasa mempertanyakan arah dan tujuan sebuah informasi sebelum memercayai atau menyebarkannya.
“Saat mengonsumsi informasi, pertanyaan mendasarnya adalah: ini untuk kepentingan siapa? Apakah benar demi publik, atau hanya untuk kepentingan kelompok tertentu?” ujar Tantan saat diwawancarai di Coffe Shop C’KOPI GAUD, Kota Sukabumi, Rabu (11/2/2026).










