Dalam kaitan ini, akses pendidikan akan ditingkatkan dengan melakukan survei untuk mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur, mengajukan anggaran kepada pemerintah dan mitra swasta serta membangun fasilitas pendidikan di daerah terisolir.
Khusus terkait sertifikasi dan insentif guru akan dilakukan identifikasi guru Mathla’ul Anwar yang belum tersertifikasi atau menerima insentif, mengajukan usulan resmi ke Kementerian Pendidikan dan menyediakan pendampingan untuk proses sertifikasi.
Berkenaan dengan terbatasnya platform dakwah berbasis teknologi, Mathla’ul Anwar akan merancang platform dakwah digital yang inklusif, mengadakan pelatihan pembuatan konten digital untuk da’i lokal dan memonitor efektivitas platform melalui “data engagement”.
Adapun di bidang sosial akan menjalin kerjasama dengan Kemendikdasmen, Kemenag, dan Menko Pangan terkait program makan bergizi gratis, membangun kantin sehat di sekolah-sekolah Mathla’ul Anwar dengan melibatkan UMKM lokal dan memantau implementasinya melalui tim pengawas Mathla’ul Anwar.












