Lampung – bedanews.com – Paham radikalisme masih terus menggeliat di tengah masyarakat, bahkan dunia pendidikan kembali tercoreng dengan diamankannya seorang mahasiswa di Malang pada bulan Mei oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 karena terpapar oleh radikalisme.
Bupati Kabupaten Pesawaran, H. Dendi Romadhona, berpesan kepada para orang tua murid maupun tenaga pendidik untuk lebih peduli dan lebih berhati-hati dalam memperhatikan perkembangan siswa-siswinya, namun bukan hanya dalam dunia pendidikan saja, melainkan juga aktivitas siswa-siswi di masyarakat.
“Solusi terbaik adalah dengan selalu mengingatkan pada generasi muda terutama dalam pendidikan dengan lebih bijak dalam menggunakan teknologi. Karena rata-rata paham radikal atau isu-isu negatif masuk bukan secara langsung tatap muka / dialog, namun melalui konten-konten yang ada di media sosial, maka harapannya dapat diberikan pemahaman untuk bijak dalam menggunakan media sosial.” tegas Dendi melalui keterangannya, Sabtu (25/6).












