Bekasi, BEDAnews
Pendistribusian beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin), dirasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin di Kabupaten Bekasi.
Oleh karena itu beberapa waktu lalu Kepala Desa mengajukan penambahan kuota beras raskin, sebesar 30 sampai 40%, untuk setiap desanya.
Hal itu diharapkan segera direalisasaikan, sehingga masayarakat miskin dapat terbantu didalam memenuhi kebutuhan beras yang menjadi kebutuhan pokok untuk pangan.
Nurdin, Kaur Desa Keuangan Desa Suka Rukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang menangani pembagian raskin berharap bulan Juni nanti benar-benar terealisasi penambahan kuoata Raskin untuk masyarakat Desa Sukun.
Menurut Nurdin, dengan penduduk berjumlah 3.317 KK, kuota 5 ton 8 Kwintal dirasa kurang mencukupi. Oleh karena itu kami melalui kepala desa mengajukan penambahan kuota sebesar 30-40%.
Hal senada juga di tuturkan Sekdes desa Sukaasih, Kecamatan Sukatai, Asnawi, bahwa dengan penambahan kuota raskin, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bagi masayarakat miskin di desanya, selalin itu dirinya juga berharap agar mutu dan kwalitas raskin juga lebih baik.
Minan warga Desa Sukan Rukun ketika di konfirmasi mengatakan kalau emang ada penambahan raskin dari Pemda Kabupaten Bekasi, saya sangat bersyukur, karena harga beras sekarang sangat mahal dengan adanya beras rakin saya sangat terbantu, tuturnya. (M. Joko YP)











