Prof. Lilis Sulastri menegaskan bahwa penelitian tidak berhenti pada publikasi akademik semata. Hasil penelitian diarahkan untuk menghasilkan model konseptual ketahanan pangan masyarakat adat yang dapat menjadi rekomendasi kebijakan bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam memperkuat agenda ketahanan pangan nasional berbasis nilai-nilai lokal Indonesia. “Indonesia sesungguhnya memiliki laboratorium hidup yang luar biasa. Masyarakat adat telah membuktikan bahwa menjaga pangan tidak dapat dipisahkan dari menjaga hutan, menjaga air, menjaga tanah, serta menjaga nilai-nilai kehidupan. Ketika dunia mencari solusi atas krisis iklim dan krisis pangan, masyarakat adat telah lebih dahulu mempraktikkannya selama berabad-abad. Inilah kekayaan pengetahuan Indonesia yang harus diangkat menjadi arah kebijakan pembangunan nasional.”













