Mantan Menteri Pan-RB ini merupakan orang ke-6 yang mendapatkan gelar doktor kehormatan dari UIN Sunan Gunung Djati. Nanat mengatakan merupakan suatu kehormatan gelar HC diberikan ketika UIN Sunan Gunung Djati dibawah kepemimpinan Syafruddin, meraih prestasi yang gemilang.
Dasar pemberian kepada Syafruddin mendapatkan HC yakni karena tawaran pandangan atau gagasan pola hubungan internasional yang tidak sekadar berbasis pada pengetahuan konvensional Eropa atau Barat, melainkan berbasis pada paradigma pengetahuan lain yang terkandung dalam siasah dauliyah atau ilmu hubungan internasional Islam.
Melalui pengabdian dan pemikiran dari berbagai posisi strategis yang pernah diemban, pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 April 1961 ini menawarkan gagasannya melalui karya-karya akademik dan karya nyata.











