Sementara itu, Ahmad Holidin, Kepala Desa yang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi, menyampaikan bahwa MBG memberikan dorongan positif bagi pemberdayaan masyarakat desa.
“Saya melihat sendiri bagaimana program ini membuka ruang bagi masyarakat untuk berkontribusi, baik melalui penyediaan pangan lokal maupun melalui peran kader desa. Selain meningkatkan kesehatan keluarga, keterlibatan ini ikut memperkuat kemandirian desa,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut menegaskan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pemenuhan gizi seimbang. MBG bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi juga penguatan kesadaran bahwa kesehatan generasi mendatang dimulai dari kebiasaan baik di dalam keluarga.













