Sementara itu, pada mata kuliah Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab, mahasiswa melakukan observasi terhadap proses pembelajaran informal yang terjadi di lingkungan sekitar. Mereka menyusun instrumen evaluasi sederhana untuk menilai efektivitas metode komunikasi yang digunakan dalam praktik sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut kemudian didiskusikan secara kelompok untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dari pendekatan yang diterapkan.
Adapun dalam mata kuliah Model Pengajaran Bahasa Arab, mahasiswa ditantang untuk merancang model pembelajaran berbasis situasi lapangan. Dengan memanfaatkan dinamika di Taman Kuliner Wonosari, mereka mengembangkan skenario pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, seperti pembelajaran berbasis proyek dan simulasi interaktif. Setiap kelompok mempresentasikan hasil rancangan mereka di hadapan dosen dan rekan mahasiswa untuk mendapatkan umpan balik.













