Bagian keempat membahas isu-isu krusial yang mencuat sepanjang masa kampanye Pilgub, termasuk polarisasi pemilih, dominasi media, serta pertarungan narasi di ruang digital. Pada bagian kelima, penulis menyoroti dinamika internal pasangan calon, konsolidasi relawan, serta manuver elite partai. Bagian keenam, yang menjadi inti dari buku ini, menjelaskan secara rinci poin-poin penting yang menjadi kunci kemenangan Pram–Doel—mulai dari strategi kampanye berbasis data, pendekatan akar rumput, hingga manajemen isu yang efektif. Terakhir, bagian ketujuh menyoroti fase pasca-kemenangan, serta tantangan-tantangan yang akan dihadapi pasangan tersebut dalam memimpin Jakarta.
Setelah saya membaca secara cepat buku karya Abah itu, saya meletakkannya di atas tumpukan buku lainnya yang biasa saya baca ulang di waktu senggang. Tumpukan buku di sisi kanan meja itu memang saya susun berdasarkan minat dan relevansi tema. Di bawah buku karya Facrudin, ada buku berjudul Panduan Shalat Lengkap dan Shalat Sunah serta Shalat Khusus Menurut Alquran dan As-Sunnah, karya Dr. Sa’id bin Wahaf al-Qahthani. Buku ini mengurai secara detail tata cara, bacaan dan keutamaan shalat wajib maupun sunnah, serta menyajikan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan Hadis secara sistematis. Buku ini menjadi penting bagi saya dalam menjaga kekhusyukan ibadah sehari-hari.












