“Salah satu dampak dari kekisruhan akibat pergantian Ketua Golkar Kabupaten Sukabumi adalah, menjadi lemahnya kepemimpinan GOLKAR di DPRD Kabupaten Sukabumi yang terbukti gagal membangun komunikasi politik dengan Fraksi lain untuk mengamankan kebijakan Golkar di eksekutif, sehingga pemboikotan ini terjadi,” tambah Dewa.
“Pada prinsipnmya, kami sebagai Kader taat dan tunduk pada aturan dan Keputusan Partai. Kami berharap DPP GOLKAR akan segera mengeluarkan surat pembatalan penunjukan Denas sebagai Plt Ketua GOLKAR Kabupaten Sukabumi, agar situasi GOLKAR Sukabumi kembali Kondusif, sehingga kami bisa berkonsentrasi untuk mendukung dan mengamankan kebijakan Kader terbaik GOLKAR Sukabumi yang saat ini menjabat Bupati Sukabumi untuk melakukan percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat Sukabumi,” tutup Dewa. (EK).













