“Ini adalah fakta hari ini, bahwa ternyata kita telah meninggalkan Pancasila. Meninggalkan nilai-nilai yang digali oleh Bung Karno di Ende selama empat tahun beliau dalam pengasingan di kabupaten ini,” tambahnya.
Padahal sudah jelas, para pendiri bangsa telah bersepakat, bahwa Pancasila adalah nilai yang paling tepat bagi bangsa ini. Sehingga sudah seharusnya kita menjadikan Lima Sila dalam Pancasila sebagai pedoman dalam kita menjalankan negara ini.
Itulah mengapa Pancasila harus dibumikan. Yang artinya di-implementasikan dalam semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara ini. “Karena itu saya berharap kepada pengurus Gerakan Pembumian Pancasila untuk bekerja lebih keras dan menyadari posisi Pancasila di negeri ini,” tutupnya.
LaNyalla hadir bersama Anggota DPD RI asal NTT, Hilda Manefa, Asyera Wundalero, Angelius Wake Kako, Senator Sulsel, Andi Muh Ihsan dan Senator Maluku Utara, Matheus Stefi Pasimanjaku serta Staf Khusus Ketua DPD RI, Sefdin Syaifudin, Kepala Biro Pimpinan DPD RI, Sanherif Hutagaol dan Staf Ahli Ketua DPD RI, Baso Juherman.











