Lebih lanjut disampaikan bahwa Latihan Kesiagaan I bukan sekadar agenda rutin, melainkan sarana evaluasi menyeluruh terhadap sistem komando dan kendali, alur koordinasi, serta efektivitas respons di lapangan. Dengan demikian, setiap potensi pelanggaran wilayah udara dapat ditangani secara profesional, responsif, dan sesuai ketentuan hukum.
Latihan penanganan pasca force down ini menjadi indikator penting dalam mengukur kesiapan Lanud Sultan Hasanuddin sebagai pangkalan operasional strategis di kawasan timur Indonesia. Melalui peningkatan profesionalisme, soliditas, dan interoperabilitas antarunsur, Lanud Sultan Hasanuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung tugas TNI Angkatan Udara untuk menegakkan kedaulatan dan menjaga keamanan wilayah udara Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)










