Cimahi, BEDAnews-
Untuk mwningkatkan kapasitas warga Kota Cimahi Lakpesdam NU Kota Cimahi mendampingi empat penerima manfaat PNPM Peduli
Ketua Program PNPM Peduli Lakpesdam NU A Diana Handayani mengatakan, PNPM Peduli di Cimahi sudah berjalan 3 semester sejak November 2012 hingga Juni 2013 ini. Selama 1.5 tahun berproses, Lakpesdam NU Kota Cimahi mendampingi empat kelompok penerima manfaat, kelompok Kriya Cahaya Harapan yang merintis usaha olah kain perca menjadi aneka sarung bantal dan produk kriya lainnya,Kelompok Pelangi Harapan yang merintis pengembangan pra Koperasi BMT sebagai alternatif akses finansial bagi kelompok miskin d Cimahi, Kelompok Anak NU Kreatif yang merintis usaha pencetakan ID Card, mug, dan digital printing, serta kelompok AN-Nahdlo, kelompok anak muda yang mencoba merintis pra Koperasi BMT juga untuk alternatif akses finansial kelompok miskin di Cimahi, “Sejak November 2012 Lakpesdam Cimahi bersama kelompok penerima manfaat melakukan kegiatan bersama untuk peningkatan kapasitas, baik secara personal maupun kelembagaan, “ katanya kepada BEDnews, Kamis (13/6).
Dijelaskannya, Lakpesdam memiliki kesempatan belajar mengelola program dengan lebih baik secara substansi, teknis, maupun manajerial. Penerima manfaat, mendapat ruang belajar yang lebih luas untuk meningkatkan kapasitas, baik dari penguasaan produk, penguatan kelembagaan, pengelolaan usaha bersama, dan membangun jejaring kerja.
Pengalaman berharga ini harus dikelola dan menjadi pengetahuan bersama, baik bagi pengelola, beneficieries, maupun pihak lainnya. Lakpesdam NU Kota Cimahi memberikan ruang bagi para penerima manfaat untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran (sharing and learning) selama pelaksanaan PNPM Peduli di Cimahi dengan berbagai pihak. “Sharing and learning akan dilakukan dengan dua cara yaitu pertama, memgembangkan diskusi atas model pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan kapasitas penerima manfaat, “ jelasnya.
Harapannya, kata Diana, proses pengelola program dan beneficieries mendapat input untuk perbaikan ke depan. Sementara peserta mendapatkan inspirasi untuk pengembangan program sejenis. Kedua, unjuk karya untuk memperlihat capaian kongkrit dari proses yang sudah dilalui oleh para penerima manfaat. Unjuk karya sekaligus menjadi model pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan PNPM Peduli di Cimahi. Diharapkan proses ini akan meningkatkan akuntabilitas program juga meingkatkan kepercayaan diri penerima manfaat untuk terus mengembangkan inisiatifnya.
Dia melanjutkan, dengan berakhirnya masa pelaksanaan PNPM Peduli Lakpesdam NU di Kota Cimahi, akan melaksanakan workshop dan pameran dengan tema: Unjuk Karya: Ini Karyaku Untuk Masa Depanku pada 15 Juni 2013. “Selain menjadi bagian dari proses pertanggungjawaban publik, kegiatan ini juga sekaligus menjadi satu upaya untuk mengembangkan strategi keberlanjutan program setelah PNPM Peduli Fase-1 selesai dilaksanakan, “ pungkasnya..(Bubun M)











