Cimahi, BEDAnews
Dua orang warga masing-masing Devi dan Zaenal, tewas saat akan menguras sumur di rumahnya yang diduga tercemar bensin dari SPBU yang berlokasi di Kampung Hujung Kulon RT 03/05 Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Selasa (21/5), sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurut Imam, saksi mata yang juga warga setempat, saat itu sekitar pukul 15.00 WIB, Devi (30) berniat akan menguras sumurnya yang tercemar limbah bensin. Saat turun ke sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter diduga korban tak tahan dengan udara yang dihirup, akhirnya korban minta pertolongan.
“Saat itu, karyawan SPBU bernama Zaenal bermaksud menolong korban, namun nasib nahas menimpa mereka keduanya diduga tewas di dalam sumur tersebut akibat menghirup udara yang berbau gas,” katanya, kepada BEDAnews di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, warga melaporkan kejadian tersebut kepada Resque Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cimahi untuk melakukan evakuasi atas kedua korban. Korban pun berhasil diangkat dari dalam sumur tersebut dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Mayat Zaenal, pegawai SPBU tersebut langsung dilarikan kerumah keluarganya di Soreang menggunakan ambulan milik DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi. Sedangkan Devi langsung dibawa ke Rumah Sakit Cibabat untuk dilakukan otopsi. Sekitar pukul 20.00 WIB, mayat Devi tiba di rumah duka Kampung Hujung RT 03/05 Kelurahan Utama.
Koordinator Tagana Kota Cimahi Atom Gunawan menyebutkan, usai menerima laporan pihaknya langsung mengumpulkan anggotanya untuk melakukan evakuasi atas kedua korban. “Alhamdulillah atas kerja keras teman-teman anggota Tagana, kedua korban berhasil dievakuasi,” tandasnya. (Bubun M)











