Dalam sebuah pidato kenegaraan, Jokowi pernah menyampaikan bahwa kita mesti berpolitik dengan mengedepankan etika. Maka, mengerem hasrat untuk menjadi pemimpin tingkat nasional, dan merasa masih banyak memiliki waktu untuk itu, merupakan bagian dari etika.
Banyak pengamat menyampaikan tanggapan, bahwa langkah Jokowi yang adalah kader PDIP, yang partai politiknya sendiri mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden, lalu merestui anaknya, yang notabene kader PDIP juga, berpasangan dengan Prabowo, merupakan langkah dua kaki.
Istilah dua kaki ini maksudnya adalah satu kaki dipasang untuk mendukung Ganjar yang adalah kader satu partai dengannya, dan satu kaki lagi dipasang untuk mendukung Prabowo dengan cara memasang anaknya sebagai pendamping calon wakil presidennya.













